SUBNETTING DAN ISTILAH-ISTILAH PADA JARINGAN

SUBNETTING DAN ISTILAH-ISTILAH PADA JARINGAN 



SUBNETTING




SUBNETTING

Subnetting adalah teknik memecah suatu jaringan besar menjadi jaringan yang lebih kecil dengan cara mengorbankan bit Host ID pada subnet mask untuk dijadikan Network ID baru. Subnetting merupakan teknik memecah network menjadi beberapa subnetwork yang lebih kecil.

KEGUNAAN DAIR SUBNETTING
  1. Untuk menentukan batas network ID dalam satu subnet
  2. Memperbanyak jumlah network (LAN)
  3. Mengurangi jumlah host dalam satu network
  4. Untuk mengurangi tingkat kongesti (gangguan/ tabrakan) lalulintas data dalam suatu network.
Pembagian Kelas IP Address

IP address dibagi ke dalam lima kelas, yaitu kelas A, kelas B, kelas C, kelas D dan kelas E.Perbedaan tiap kelas adalah pada ukuran dan jumlahnya.
Penentuan kelas ini dilakukan dengan cara berikut :

  • Kelas A : digunakan untuk jaringan WAN, Ip address nya pada bagian pertama antara 0-127,dan yang merupakan Net ID nya yaitu 1 bagian yang pertama.Subnet mask nya 255.0.0.0
  • Kelas B : biasanya digunakan untuk jaringan MAN, Ip address nya pada bagian pertama antara 128-191,dan yang merupakan network ID nya yaitu 2 bagian pertama.Subnet masknya 255.255.0.0
  • Kelas C : biasanya digunakan untuk jaringan LAN, Ip address nya pada bagian pertama antara 192-223,dan yang merupakan network ID nya yaitu 3 bagian pertama.Subnet masknya 255.255.255.0
  • Kelas D : biasanya digunakan untuk keperluan multicasting. IP address nya pada bagian pertama antara 224-247. Dalam multicasting tidak dikenal network ID dan host ID.
  • Kelas E : biasanya digunakan untuk keperluan umum. IP address nya pada bagian pertama antara 248-255.


ISTILAH-ISTILAH PADA JARINGAN



IP (Internet Protocol Address)
IP address adalah alamat numerik (numeric address) unik dari sebuah komputer di Internet. Angka unik tersebut berupa deretan angka biner antara 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet.

Subnet Mask
Subnet Mask adalah sebuah istilah dalam bahasa inggris yang mengacu pada 
bilangan biner 32 Bit yang digunakan untuk membedakan Network ID dan Host ID. Apakah berada di jaringan lokal atau berada di jaringan luar.

Gateway
Gateway adalah sebuah perangkat yang dapat berupa hardware atau software yang digunakan untuk menjembatani dua aplikasi atau dua jaringan komputer yang menggunakan protokol  komunikasi yang berbeda atau tidak kompatible atau tidak cocok, sehingga data atau informasi dari satu jaringan komputer dapat ditransfer ke satu jaringan komputer yang protokolnya berbeda.
DNS (Domain Name System)
DNS atau dalam bahasa indonesianya, sistem penamaan domain, adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host ataupun nama domain dalam bentuk Basis data tersebar (Distributed Database) di dalam jaringan komputer. Jadi, DNS disebut juga Sistem yang menerjemahkan domain internet.
Local-Area Network (LAN)
LAN adalah sebuah jaringan komputer yang mencakup wilayah yang kecil, lokasi fisik yang sama, biasanya dalam sebuah gedung, sekolah, kampus, atau laboratorium.
Wide-Area Network (WAN)
WAN adalah Jaringan Komputer yang meliputi wilayah yang luas, dan komputer yang terhubung dapat berada pada tempat yang berjauhan dan dihubungkan dengan line telepon atau gelombang radio. WAN dapat juga didefinisikan sebagai Jaringan komputer yang memerlukan Router dan Saluran komunikasi publik. Misalnya, jaringan komputer antar kota, atau jaringan antar Negara. 
Topologi
Topologi terkait dengan pengaturan keterhubungan antar sistem komputer. Terdapat bermacam-macam topologi seperti bus, star, dan ring.
Protokol
Protokol mendefinisikan sekelompok aturan dan sinyal yang digunakan oleh komputer pada jaringan untuk berkomunikasi. 
NIC (Network Interface Card)
Network Interface Card adalah expansion board yang digunakan supaya komputer dapat dihubungkan dengan jaringan. Bentuk yang paling umum dari NIC adalah ethernet – metode yang sangat cepat dalam mentranfer data antara komputer. 

Bandwidth

Bandwidth menunjukan kapasitas dalam membawa informasi. Istilah ini dapat digunakan dalam banyak hal: Telepon, jaringan kabel, bus, sinyal frekuensi radio, dan monitor. Paling tepat, bandwidth diukur dengan putaran perdetik (cycles per second), atau hertz (Hz), yaitu perbedaan antara frekuensi terendah dan tertinggi yang dapat ditransmisikan. Tetapi juga sering digunakan ukuran bit per second (bps).
Bridge
Bridge adalah sebuah komponen jaringan yang digunakan untuk memperluas jaringan atau membuat sebuah segmen jaringan. Network Bridge beroperasi di dalam lapisan data-link pada model OSI. 
Ethernet
Ethernet adalah protokol LAN yang dikembangkan oleh Xerox Corporation yang bekerjasama dengan DEC dan Intel pada tahun 1976. Ethernet menggunakan topologi bus atau star dan medukung transfer data sampai dengan 10 Mbps. Versi Ethernet yang lebih baru yang disebut 100Base-T (atau Fast Ethernet), mendukung transfer data sampai dengan 100 Mbps, dan versi terbarunya, Gigabit Ethernet, mendukung tranfer data sampai dengan 1 Gigabit per detik atau 1000 Mbps.
TCP/IP 

TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite).
Server

Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar, juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi jaringan atau network operating system. 

Hub

Hub adalah sebuah perangkat jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan peralatan-peralatan dengan ethernet 10BaseT atau serat optik sehingga menjadikannya dalam satu segmen jaringan. Hub bekerja pada lapisan fisik (layer 1) pada model OSI.
Firewall

Firewal atau tembok-api adalah sebuah sistem atau perangkat yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang tidak aman. Umumnya, sebuah tembok-api diterapkan dalam sebuah mesin terdedikasi, yang berjalan pada pintu gerbang (gateway) antara jaringan lokal dan jaringan lainnya.




Diposting oleh Moh Arief Ridhwan                            


                    

TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGANYA
SEMOGA DAPAT MENAMBAH PENGETAHUAN ANDA







0 komentar: